PEAS (Performance measure, Environment, Actuators, Sensors)
Ketika merancang sebuah agent, harus mendefinisikan lingkungan
masalah (task environment), yakni:
• Performance measure : apa saja komponen pengukur keberhasilan
si agent?
• Environment : kondisi apa saja yang ada disekitar si agent?
•
Actuators : apa saja yang bisa dilakukan si agent?
• Sensors : apa saja yang menjadi input si agent?
1. Contoh: Taksi Otomatis
• Sebuah agent taksi otomatis yang menerima penumpang dan mengantarkannya
ke tujuan :
• Performance measure: sampai tujuan, tidak melanggar aturan
lalu lintas, perjalanan nyaman,hemat bensin
• Environment: jalan, lalu lintas, pejalan kaki, pelanggan
• Actuators: arah stir, gas, rem, klakson, sinyal kiri atau
kanan
• Sensors: video, speedometer, GPS,
keyboard
2. Contoh: Medical diagnosis system
• Sebuah agent Medical diagnosis system yang mendiagnosa pasien
secara otomatis:
• Performance measure: pasien sembuh, biya murah, tidak
menyalahi hukum
• Environment: pasien, rumah sakit, suster, dokter
• Actuators: layar monitor (pertanyaan, tes, diagnosa,
treatment, petunjuk)
• Sensors: keyboard (masukan gejala penyakit, jawaban pasien)
3. Contoh: Robot pabrik penjamin mutu
• Sebuah robot yang melakukan pemisahan komponen yang bermutu
tinggi pada ban berjalan ke dalam kotak berbeda
• Performance measure: prosentase jumlah komponen yg diletakkan
pada kotak yang benar
• Environment: ban berjalan, komponen yang diuji, kotak
• Actuators: gerak lengan dan tangan robot
• Sensors: kamera, sensor fisik
4. Contoh: Interactive English tutor
• Sebuah agent tutor yang memberikan latihan english secara
interaktif
• Performance measure: nilai skor maksimal
• Environment: para siswa
• Actuators: layar monitor (latihan, saran koreksi)
• Sensors: keyboard
No comments:
Post a Comment