Wednesday, April 19, 2017

review jurnal international


Judul Jurnal : A survey of compliance issues in cloud computing

            Review : tujuan penulis untuk membuat jurnal ini adalah  untuk melakukan Sebuah survei terhadap isu-isu kepatuhan di cloud computing. Menurut saya, materi yang di bahas di dalam jurnal ini merupakan pokok bahasan yang menarik, karena di era modern seperti ini, kita  menginginkan sesuatu yang memiliki fitur elastisitas dan akses yang universal. Jika di dalam bisnis, maka pengguna pun mengiginkan  fitur fitur seperti keamanan data dan privasi dan juga metode pembayaran yang fleksibel dan  cepat serta aman,sehingga bisa memotivasi  pembeli untuk  melakukan transaksi lebih. Sehingga  dengan ini,kita bisa memanfaatkan teknologi ke arah yang lebih positif dan menguntungkan .
Dalam jurnal ini, latar belakang yang dijelaskan oleh penulis yaitu mengenai  peraturan,standar, pola dan referensi arsitekturnya. Dijelaskan mengenai peraturan perturan dari HIPAA,PHI, Sarbanes-Oxley Act (SOX) ,PCI-DSS,COBIT(Control Objectives for Information and Related Technology) dan lain sebagainya. Hampir dari semua standard an peraturan tersebut mengedepankan fitur Keamanan data dan privasi dan Menjaga kebijakan keamanan informasi.
Lain hal nya dengan (Control Objectives for Information and Related Technology) Ini adalah standar untuk memberikan pemerintahan dan kontrol. Mencoba untuk memastikan integritas dari informasi dan sistem informasi dengan menyediakan pedoman teknis pada keamanan informasi, kepatuhan, tata kelola, audit dan manajemen risiko 
Di dalam metode nya, ada hanya beberapa makalah yang memiliki hubungan langsung ke survey yang dilakukan oleh penulis.

Penulis juga mengungkapkan beberapa permasalahan Dalam bagian ini penulis meringkas lima masalah utama kepatuhan,yaitu :

1 kompleksitas peraturan
2.Tumpang tindih peraturan
3.kurangnya standar referensi
4. Kurangnya kontrol penuh dan transparansi
5.ancaman keamanan

Pada bagian kesimpulan, penulis mengungkapkan bahwa Cara yang baik untuk menangani kompleksitas kepatuhan, ketidak pastian dan tumpang tindih adalah dengan menerapkan standar model, pola, arsitektur dan pola yang terbaik

Penulis juga mengungkapkan bahwa  perlu untuk membangun lebih banya standar referensi di bidang layanan, platform, peraturan dan kebijakan berbasis sistem untuk meningkatkan kualitas perangkat lunak. karena bagi penulis, hal ini sangat penting untuk meyakinkan industri bahwa mereka perlu untuk mengadopsi arsitektur kepatuhan yang lebih abstrak yang memberikan fleksibilitas yang lebih besar dan beradaptasi dengan peraturan baru dan juga berkembang.









No comments:

Post a Comment