Fobia (gangguan anxietas fobik) adalah
rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena. Fobia bisa
dikatakan dapat menghambat kehidupan orang yang mengidapnya. Bagi sebagian
orang, perasaan takut seorang pengidap fobia sulit dimengerti. Itu sebabnya,
pengidap tersebut sering dijadikan bulan bulanan oleh teman sekitarnya.
Ada
perbedaan "bahasa" antara pengamat fobia dengan seorang pengidap
fobia. Pengamat fobia menggunakan bahasa logika sementara seorang pengidap
fobia biasanya menggunakan bahasa rasa. Bagi pengamat dirasa lucu jika
seseorang berbadan besar, takut dengan hewan kecil seperti kecoak atau tikus.
Sementara di bayangan mental seorang pengidap fobia, subjek tersebut menjadi
benda yang sangat besar, berwarna, sangat menjijikkan ataupun menakutkan.
Ergophobia

Membenci pekerjaan dengan menakuti
pekerjaan adalah dua hal yang berbeda. Saat kamu mengidap ergophobia, kamu akan
ketakutan saat mesti bekerja sama dalam kelompok, berbicara di depan umum, atau
memimpin suatu kelompok. Ya, ergophobia berarti takut terhadap pekerjaan, karena hampir tidak seseorang pun di bumi yang suka
untuk bangun pada hari senin pagi dan pergi bekerja. Ya, ergophobia adalah
ketakutan terus-menerus bekerja atau mencari pekerjaan. Ini bisa muncul akibat kecemasan
kinerja atau fobia sosial. Meskipun kadang-kadang, penderita sendiri menyadari
bahwa rasa takut tersebut tidak masuk akal .Ini bisa menjadi kombinasi berbeda
dari kecemasan, baik itu emosional, psikologis atau fisiologis.
Tanggapan saya setelah mebaca artikel ini
adalah,Fobia ini sangatlah unik,karena hampir seluruh orang membutuhkkan
pekerjaan agar mendapatkan uang untuk keperluannya masing masing. Mungkin, ini
bisa disebabkan oleh pengalaman yang buruk,atau kecemasan emosional.
Sebaiknya,kita bisa mengubah pola
berpikir untuk selalu berpikir positif. Dan bersikap lebih tenang. Atau
membayangkan hal hal yang menarik yang bisa kita lakukan,agar ketakutan
tersebut bisa berkurang.
Phobia adalah ketakutan yang berlebih-lebihan terhadap
benda-benda atau situasi-situasi tertentu yang seringkali tidak beralasan dan tidak
berdasar pada kenyataan. Istilah
“phobia” berasal dari kata “phobi” yang artinya ketakutan atau kecemasan yang
sifatnya tidak rasional; yang dirasakan dan dialami oleh sesorang. Phobia
merupakan suatu gangguan yang ditandai oleh ketakutan yang menetap dan tidak
rasional terhadap suatu obyek atau situasi tertentu.
Walaupun ada ratusan
macam phobia tetapi pada dasarnya phobia-phobiatersebut
merupakan bagian dari 3 jenis phobia, yang menurut buku DSM-IV (Diagnostic
and Statistical Manual for Mental Disorder IV) ketiga
jenis phobia itu adalah:
1. Phobia sederhana
atau spesifik (Phobia terhadap suatu obyek/keadaan tertentu) seperti pada
binatang, tempat tertutup, ketinggian, dan lain lain.
2. Phobia sosial
(Phobia terhadap pemaparan situasi sosial) seperti takut jadi pusat
perhatian, orang seperti ini senang menghindari tempat-tempat ramai.
3. Phobia kompleks
(Phobia terhadap tempat atau situasi ramai dan terbuka misalnya di
kendaraan umum/mall) orang seperti ini bisa saja takut keluar rumah.
Source :
No comments:
Post a Comment